Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Juli 2018

Ingin Mengajar di Pedalaman? Ikuti Saja Program Berikut Ini!

Menjadi guru adalah salah satu cita-cita yang kerap diutarakan anak-anak. Pekerjaan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa tersebut menggoda banyak pihak untuk ikut terjun langsung dan mengajar misalnya di pedalaman. Namun, untuk mengajar tidaklah mudah, selain harus memiliki mental yang kuat, apalagi di pedalaman memiliki fasilitas yang jauh berbeda dengan yang ada di kota, Anda juga harus memiliki ilmu yang cukup. Dari pemerintah dan pihak tertentu misalnya pihak swasta sendiri, menyediakan program untuk Anda yang ingin terjun langsung dan mengajar di pedalaman. 

 
Pertama adalah Guru Garis Depan atau yang lebih dikenal dengan GGD. Program dari pemerintah ini akan menerjunkan sejumlah guru untuk ditempatkan di daerah pedalaman. Setelah mengajar di pedalaman, orang yang ikut serta dalam program ini akan diangkat untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dengan gaji yang bisa mencapai 8 juta per bulannya. Karena hal tersebut, tidak sedikit yang memilih untuk mengikuti GGD agar nantinya lebih mudah untuk diangkat menjadi PNS.

Kedua adalah Indonesia Mengajar. Program pendidikan yang dirintis oleh Annies Baswedan ini mengirimkan mahasiswa pilihan untuk bisa ikut serta dan kemudian ditempatkan di pedalaman dalam jangka waktu tertentu dan biasanya adalah selama 1 tahun. 
 
Ketiga adalah 1000 guru. Dengan mengusung tagline Travelling & Teaching, anak muda yang berusia 17-35 tahun ini bisa mengajar langsung anak-anak yang berada di seluruh Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Program yang sudah ada sejak November 2016 ini, sudah membantu lebih 5000 anak sekolah pedalaman yang ada di 18 Provinsi yang ada di Indonesia.

Keempat adalah Komunitas Jendela. Komunitas ini sebenarnya adalah komunitas yang fokus pada pengadaan perpustakaan untuk anak-anak yang berada di pedalaman. Komunitas yang terbentuk di Yogyakarta pada tanggal 12 Maret 2011 ini tidak hanya membangun perpustakaan namun juga ikut untuk memberikan edukasi di pedalaman/pelosok dan kini komunitas ini sudah mempunyai cabang di beberapa daerah misalnya di Jakarta, Bandung, Lampung, Malang, Bengkalis, Sumut, Bangka dan Jember.

Beberapa program lainnya yang bisa Anda pilih untuk ikut serta dalam program pendidikan yang ada di Indonesia adalah:

  • Indonesia Menyala. Program dari Indonesia Mengajar (IM) ini berfokus untuk pengadaan perpustakaan bagi anak-anak yang ada di pelosok dan hingga kini sudah menjangkau lebih dari 140 SD yang ada di pedalaman. Akan tetapi, Indonesia Menyala tidak hanya berfokus pada pengadaan perpustakaan namun juga berpartisipasi untuk mendonasikan dana yang terkumpul, ide dan tenaga pendidikan.
  • Skholatanpabatas (STB) membantu untuk memberi pengajaran ke sesama tanpa batasan dan beberapa programnya adalah English day/ English weekend, seminar, sekolah berbagi di panti asuhan dan jejaring anak Indonesia.
  • Sure Indonesia yang mengadakan sekolah dan perekrutan tenaga kerja di pedalaman.

Sabtu, 14 Juli 2018

Anak Bisa Dididik Jadi Pengusaha Sedari Kecil Lewat Cara Ini!

Berbisnis kini banyak menjadi pilihan bagi anak muda dibandingkan harus melamar ke perusahaan lain terutama dengan nilai dan pendidikan yang pas-pasan. Walaupun banyak yang mengatakan mudah, namun dalam prosesnya dibutuhkan banyak hal dan caranya tidak mudah. Karena hal tersebut, tidak sedikit yang akhirnya mengajarkan pada anaknya mengenai bisnis atau usaha sedini mungkin. Ada manfaat mengajarkan ke anak mengenai bisnis atau usaha terutama jenis usaha yang Anda lakukan saat ini. 
 
 
Manfaat pertama adalah mengajarkan pada anak mengenai managemen keuangan yang baik. Walaupun tugas anak adalah bermain dan belajar hingga saat dia sudah mampu bertanggung jawab dengan baik, dengan mengajarkan anak mengenai usaha atau bisnis, Anda bisa sedikit demi sedikit mengajarkan ke anak mengenai cara managemen yang baik tidak hanya dalam usaha namun juga dalam perilaku. Misalnya mengelola keuangan yang baik lewat cara memanfaatkan uang saku yang diberikan per hari atau per bulannya.

Kedua adalah mengajarkan mengenai kedisiplinan. Agar dalam bisnis atau usaha yang dibangun tersebut berhasil, maka mau tidak mau Anda harus memiliki kedisiplinan yang tinggi dan hal tersebut bisa Anda tanamkan pada diri anak Anda sedari kecil. Anda bisa memulai dengan cara membiasakan anak untuk teratur dalam belajar seperti tidak boleh menggunakan gadget selain di jam yang sudah ditentukan, bisa bermain jika pekerjaan rumah sudah selesai, tepat waktu sholatnya atau yang lainnya. Dengan kedisiplinan tersebut, membuat anak nantinya bisa mengatur diri sendiri dan berusaha dengan baik untuk melakukan bisnis dengan gigih.

Ketiga adalah mengajarkan pada anak pentingnya menghargai sesuatu. Dalam berbisnis, kata-kata time is money menjadi salah satu andalan dan dasar. Anak-anak tidak hanya bisa menghargai uang yang ia peroleh per harinya, sehingga tidak dengan mudah menghambur-hamburkan uang untuk sesuatu yang kurang bermanfaat, namun juga bisa menghargai yang lainnya. Seperti menghargai orang lain terutama orang yang membantu Anda lewat usaha karyawan Anda untuk bekerja, menghargai setiap keputusan karena keputusan tersebut pasti memiliki resiko sendiri-sendiri dan yang lainnya.

Manfaat lain yang bisa diperoleh anak lewat usaha atau bisnis yang Anda perkenalkan sejak dini adalah:

  • Mengajarkan pada anak mengenai sifat tidak kenal menyerah, bekerja keras dan gigih. Untuk mencapai sesuatu, seperti besar laba yang ingin diperoleh, maka Anda harus lebih berusaha lagi dan walaupun hasil yang dicapai tidak maksimal bahkan merugi, Anda tetap mencoba lagi. Sikap dan sifat tersebut bisa anak liat dan akhirnya ia tanamkan sendiri.
  • Mengajarkan anak mengenai rasa tanggung jawab. Anda bisa memulai lewat tanggung jawab anak atas mainan yang dimiliki misalnya harus dijaga dengan baik.
  • Mengajarkan anak tentang kesabaran dan sportifitas atau persaingan sehat untuk mendapatkan sesuatu.